KARANGANYAR – Keluarga Aldo Nurahmansyah, pemuda berusia 19 tahun asal Ngringo, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, masih menunggu kepastian mengenai identitas salah satu jenazah yang ditemukan setelah musibah kapal Virgo Transport 8.

Harapan untuk memperoleh kepastian mulai muncul setelah ditemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan Aldo. Salah satu petunjuk tersebut berupa kaos sepak bola Marhaska FC dengan nama Aldo dan nomor punggung 63. Selain itu, informasi lain mengenai barang yang dikenakan korban juga menjadi bahan penelusuran keluarga.

Meski demikian, keberadaan barang-barang tersebut belum dapat dijadikan dasar untuk memastikan identitas korban. Proses identifikasi tetap membutuhkan pemeriksaan medis melalui tes DNA.

Keluarga Disiapkan untuk Tes DNA

Pemerintah Desa Ngringo menyebut keluarga Aldo mendapat informasi mengenai rencana pemeriksaan DNA. Tes tersebut direncanakan berlangsung di RS Bhayangkara Solo.

Pj Kepala Desa Ngringo, Apri Linawati, memperoleh informasi mengenai rencana pemeriksaan itu dari pihak keluarga dan kerabat yang berada di Banjarmasin. Pemeriksaan DNA menjadi tahapan penting karena identitas jenazah belum dapat dipastikan hanya berdasarkan barang yang ditemukan.

Pemeriksaan biologis nantinya akan mencocokkan sampel dari korban dengan keluarga kandung. Hasil tersebut diharapkan dapat memberikan kepastian mengenai identitas jenazah yang ditemukan dalam rangkaian penanganan kecelakaan kapal tersebut.

Tiga Pemuda Ngringo Masuk Daftar Penumpang

Aldo bukan satu-satunya warga Ngringo yang tercatat dalam manifes kapal. Sebelumnya diketahui terdapat tiga pemuda dari wilayah tersebut yang menjadi penumpang Virgo Transport 8.

Mereka adalah Aldo Nurahmansyah (19), Jevon Joechelin Jothan (19), dan Ahda Dhiyaurrohman (18). Ketiganya diketahui berangkat bersama dari wilayah Ngringo untuk menuju Kalimantan. Mereka disebut memiliki rencana bekerja di sektor perkebunan kelapa sawit.

Keterangan sebelumnya menyebut Aldo dan Ahda masih tercatat sebagai warga Kota Surakarta dalam administrasi kependudukan, meskipun keduanya telah tinggal bersama keluarga di Ngringo, Jaten, Karanganyar. Kondisi tersebut sempat membuat penelusuran asal daerah penumpang memerlukan koordinasi lebih lanjut.

KTP Ahda Juga Ditemukan

Selain petunjuk yang berkaitan dengan Aldo, proses identifikasi juga mendapat perkembangan dari ditemukannya KTP atas nama Ahda Dhiyaurrohman pada salah satu jenazah.

Namun, temuan tersebut juga masih harus diperkuat melalui pemeriksaan DNA. Keluarga Ahda disebut tengah menunggu proses pencocokan biologis untuk memastikan identitas korban secara resmi.

Dengan demikian, sejumlah barang pribadi dan dokumen kependudukan saat ini menjadi petunjuk awal bagi proses identifikasi. Kepastian mengenai identitas korban tetap menunggu hasil pemeriksaan dari tim terkait.

Bagi keluarga Aldo dan keluarga penumpang lainnya, hasil tes DNA menjadi tahapan penting untuk mengakhiri penantian sekaligus memberikan kepastian mengenai anggota keluarga mereka yang hingga kini masih dalam proses identifikasi.

Catatan: Penyebutan Aldo sebagai identitas jenazah dalam berita ini tidak diposisikan sebagai kepastian. Berdasarkan informasi yang tersedia, kaos dan barang pribadi merupakan petunjuk awal, sementara kepastian identitas tetap menunggu hasil tes DNA.