SEMARANG — Masyarakat Jawa Tengah perlu memperhatikan perubahan kondisi cuaca pada Minggu, 20 September 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan sebagian besar wilayah Jawa Tengah akan mengalami kondisi cerah hingga berawan pada pagi sampai siang hari.

Memasuki sore hingga awal malam, tutupan awan diperkirakan meningkat. Sejumlah wilayah, terutama kawasan pegunungan bagian tengah dan daerah di sekitarnya, memiliki peluang mengalami hujan ringan.

Prakiraan tersebut berlaku pada periode 07.00-19.00 WIB berdasarkan informasi dari BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang.

Sejumlah Daerah Diprediksi Diguyur Hujan

Wilayah yang masuk dalam prakiraan mengalami hujan ringan antara lain Purwokerto, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Blora, Temanggung, Kendal, Batang, Kajen, Pemalang, Slawi, Bumiayu, Magelang, dan Majenang.

Sementara itu, sejumlah daerah lainnya diperkirakan berada dalam kondisi berawan, termasuk Cilacap, Kebumen, Purworejo, Mungkid, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Sragen, Karanganyar, Grobogan, Rembang, Pati, Kudus, Jepara, Demak, Ungaran, Brebes, Solo, Salatiga, Semarang, Pekalongan, Tegal, dan Ambarawa.

Kondisi tersebut menunjukkan adanya perbedaan potensi cuaca antarwilayah. Kawasan pegunungan dan daerah sekitarnya cenderung memiliki peluang hujan lebih besar ketika memasuki sore hari.

Suhu Bisa Mencapai 36 Derajat Celsius

Selain memantau peluang hujan, masyarakat juga perlu memperhatikan kondisi suhu udara. BMKG memperkirakan suhu di Jawa Tengah berada pada kisaran 16-36 derajat Celsius, sedangkan kelembapan udara berkisar antara 45-95 persen.

Beberapa wilayah diperkirakan mengalami suhu maksimum hingga 36 derajat Celsius, di antaranya Blora, Rembang, Pati, Jepara, Demak, Kendal, dan Batang.

Waspadai Risiko Kebakaran Hutan dan Lahan

Di tengah masih berlangsungnya periode kemarau, BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai kemudahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kondisi cuaca yang relatif kering dapat meningkatkan risiko muncul dan meluasnya kebakaran, terutama di kawasan yang memiliki vegetasi kering. Karena itu, masyarakat diminta tetap berhati-hati terhadap aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

Bagi masyarakat yang hendak melakukan perjalanan, khususnya menuju wilayah pegunungan seperti Magelang, Wonosobo, Banjarnegara, dan sekitarnya, perubahan cuaca pada sore hingga malam hari juga patut menjadi perhatian.

Prakiraan cuaca dapat berubah mengikuti perkembangan atmosfer. Masyarakat disarankan memantau informasi resmi BMKG sebelum melakukan aktivitas di luar ruangan.

Sumber: BMKG Minggu, 20 September 2026.